Sabtu, 28 Mei 2011

Reog Ponorogo + Rumingkang di PAS MANTAB TRANS7

Posted by reog ponorogo 07.45, under | No comments


Baru aza saya nonton tivi, tepatnya di Trans 7 yaitu di acara PAS MANTAB yg merupakan acara dari SULE, ANDRE TAULANI dan PARTO. Acara pada malam hari ini adalah Ulang Tahun PAS MANTAB, dengan acara dibuka oleh Rumingkang kemudian di lanjutkan Reog Ponorogo yang sempat mengangkat SULE diatas reog. Untuk gambarnya maaf saya belum dapatkan,

Memayu Hayuning Bahwono Angleluri Budoyo Bongso

Rabu, 25 Mei 2011

Main reog di dalam air

Mungkin Anda pernah melihat pertunjukan Reog Ponorogo di jalan atau lapangan terbuka saat acara tertentu. Namun, kini pertunjukan akan dibuat berbeda, dilakukan di dalam air aquarium utama Seaworld.

Pertunjukan ini dilakukan dalam rangka menyambut hari Ulang tahun PT Seaworld Indonesia Ke-15.


Meskipun terbilang sulit, mengingat peralatan Reog yang beratnya mencapai 20 kilogram dan panjang 3 meter, tapi tetap membuat si penari leluasa bergerak di dalam air. Dengan ayunan tarian yang luwes di kolam berkedalam 6 meter mampu menyihir para penonton khususnya anak-anak. Sebelum dimulai pertunjukan mereka diberikan pengetahuan tentang sejarah Reog. Dengan antusias mereka pun menyimak.

Puluhan pengunjung pun bersorak ketika reog Ponorogo yang terkenal itu menari di antara ikan-ikan, sambil menyapa di dalam aquarim. Anak-anak itu merasa terhibur dan bisa bermain sekaligus belajar.

Meskipun ini baru gladi resik, nampaknya pagelaran ini sudah mampu menyisih pengunjung. "Memang untuk gelarannya pada 7 Juni 2009 nanti, itu puncak acara ulang tahun Seaworld, meskipun hari ultahnya jatuh hari ini," kata Direktur PT Seaworld Indonesia, Sonny W. Widjanarko dalam jumpa pers Hari Ulang Tahun Seaworld Indonesia Ke-15, Ancol, Jakarta, 3 Juni 2009.

Pegelaran ini juga akan masuk rekor muri ke-21 bagi Seaworld Indonesia. Sebab pertunjukan ini pertama di dunia dan Indonesia. Nantinya Reog di dalam air akan bertemu dengan Reog di luar air. "Hanya satu orang penari Reog yang ada di dalam aquarium, mengingat Reog itu ukurannya besar, jadi tidak bisa semuanya masuk," tegasnya.

Makanya nanti akan dipertemukan dengan penari reog yang lengkap di luar air. Pertunjukan reog akan berlangsung selama 25 menit. Kenapa reog yang dipilih, menurutnya itu merupakan kebudayan Indonesia yang harus dilestarikan, karena beberapa waktu lalu reog diklaim oleh negara lain sebagai kebudayaan mereka.

"Kita ingin anak-anak tahu kalau reog itu punya bangsa indonesia, jadi harus menjaganya," imbuhnya.

Penari Reog tersebut merupakan penyelam profesional, jadi tidak perlu takut akan merusak satwa dan biota laut yang ada di aquarium utama. Selain menggelar pertunjukan Reog Ponorogo, Seaworld juga akan meresmikan wahana baru yakni Fish Dip (Fisioperahy kulit menggunakan ikan Garra Rufa), bukan itu saja, ada juga Tarian Saman, Debus dan Ondel-ondel meskipun tidak dilakukan di dalam air.

Ultah ini semakin meriah dengan adanya aksi donor darah dan Camping Under The Sea bersama Klub SiWoli yang akan berlangsung tanggal 20-21 Juni 2009. "Bulan Mei kemarin kami juga sudah memberikan program gratis masuk Seawolrd bagi guru dan dosen di seluruh indonesia. Kurang lebih 300 guru dan dosen datang kesini. Program Ini akan berlangsung setiap tahunnya pada bulan Mei," ungkap Sonny.

Syaratnya hanya dengan menunjukkan Kartu PGRI atau NIM Sekolah tempat mengajar. Sdangkan untuk keluarga guru mendapat diskon 25 persen. "Ini semua kami lakukan sesuai dengan moto Seaworld Indonesia 'Tak Kenal Maka Tak Sayang'," katanya.

for vivanews

Senin, 23 Mei 2011

Proses Pemasangan Bulu Merak

Posted by reog ponorogo 18.46, under | No comments

Festival Reog Jember (FRJ) III 2011

Paguyuban Seni Reog Mahasiswa (PSRM) Sardulo Anurogo Universitas Jember telah menggelar agenda tahunan, “Festival Reog Jember (FRJ) III 2011”.

Kegiatan ini telah diadakan pada tanggal 21-22 Mei 2011 mulai jam 19.00 WIB di parkir utara Gedung Soetardjo. Tercatat ada tujuh peserta yang unjuk kebolehan.

Menurut Ketua PSRM Sardulo Anurogo, Diding Cahyono, FSRJ digelar untuk menjaga kelestarian kesenian reog di kabupaten Jember dan daerah lainnya (khususnya Tapal Kuda).

Pelestarian ini khususnya ditujukan kepada generasi muda agar lebih peduli akan kelestarian budaya. Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai wahana ruang bagi pelaku seni tradisional reog yang tumbuh dan berkembang di kabupaten Jember dan di daerah Tapal Kuda.

Sementara tema dari kegiatan ini adalah “Reog The Legend Of East Java” maksud dari tema ini adalah menggambarkan tentang seni reog yang merupakan suatu legenda yang lahir di Jawa Timur yang sekaligus merupakan suatu spirit yang tumbuh dan berkembang bagi masyarakat khususnya di Jawa Timur.

Reog juga merupakan suatu legenda yang lahir sebagai suatu budaya yang memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi dan sekaligus menjadikan seni reog sebagai suatu warisan budaya yang bukan hanya dimiliki oleh Indonesia saat ini, namun sudah menjadi suatu warisan budaya yang diakui oleh dunia internasional.

Peserta yang unjuk kebolehan antara lain Reog Singo Muncul dari Pontang, Ambulu, Singo Mudho, Kesilir Wuluhan, reog Kridho Budoyo, SMPN 1 Ambulu, Bantar Angin Probolinggo dan lainnya.

Sabtu, 14 Mei 2011

Anggota Polri Pandai Main Reog Ponorogo


PONOROGO, Kesenian Reog Ponorogo ternyata bisa mempermudah Polri dalam membangun kemitraan dengan berbagai elemen bangsa, sekaligus mencitrakan kepolisian yang kian dekat dengan rakyat. Ini dibuktikan oleh anggota Polri di wilayah Kepolisian Resort (Polrest) Ponorogo, Jawa Timur yang ternyata mampu menyatu dengan masyarakat. Puluhan anggota Polres Ponorogo dari empat Polsek, yaitu Polsek Sambit, Polsek Mlarak, Polsek Jetis dan Polsek Sawo, unjuk kebolehan memainkan kesenian Reog Ponorogo dengan rancak di pasar tradisional Tamansari, Desa Sambit, Kecamatan Sambit.

Bahkan Kapolsek Sambit, AKP Waspodo sempat memainkan dadak merak Reyog Ponorogo. “Ini membuktikan bahwa kemitraan polisi dengan masyarakat tetap ada dan terjaga kapan dan dimana saja,” ujar AKP Waspodo kepada Pewarta HOKI, Kamis (12/5) tadi. Bukan itu saja, seluruh personil seni Reog dimainkan oleh anggota Polri berseragam. dalam acara tersebut, terlihat dua anggota Polwan Polres Ponorogo dengan lemah gemulai menari ‘Jathilan’ dan seorang anggota Polri sebagai penari ‘Bujangganong’.

Ditambahkan Waspodo, banyak orang yang meminta foto bersama, artinya, dengan Seni Reog Ponorogo yang dimainkan anggota Polri dari Polres Ponorogo menunjukkan kedekatan masyarakat dengan Polri. “Ini aset, Polri yang harus jaga sampai kapanpun,” katanya. Sementara itu, Djoko Santoso, Kades Sambit mengaku kaget dengan penampilan anggota Polres Ponorogo yang cukup atraktif memainkan seni Reyog Ponorogo.

”Sungguh luar biasa penampilan Reyog Ponorogo dari para anggota Polres Ponorogo ini,” ungkap Djoko Santoso. Senada dengan Djoko Santoso, Tuji, warga Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo juga mengaku terhibur dengan seni Reyog Ponorogo milik Polres Ponorogo.

”Mudah-mudahan kedepan hiburan gratis tradisional ini bisa terus dibudayakan,” kata Tuji. Sedangkan dengan ungkapan masyarakat Bripka Wiwin S, Polwan dari Polres Ponorogo yang menari ’Jathil’ mengaku bangga dengan kepiawiannya menari. ”Ini semua membuktikan anggota Polri sangat dekat dengan masyarakat,” tukas Bripka Wiwin S.

copy for kabarindonesia

Minggu, 08 Mei 2011

Reog Ponorogo Mencuri Perhatian di Jerman

Penampilan Reog Ponorogo berhasil menarik perhatian penonton yang memenuhi sepanjang jalan di udara musim dingin dalam acara Braunschweiger Karneval di Kota Braunschweigh, Jerman, Minggu.

Indonesia berhasil meraih juara pertama dalam Braunschweiger Karneval di Kota Braunschweigh, ujar Konsul Pensosbud KJRI Hamburg Yayat Sugiatna kepada koresponden ANTARA London, Senin. Ribuan orang dengan dandanan warna-warni tumpah ruah di kota Braunschweig, negara bagian Niedersachsen, merayakan pesta tahunan yang bernama Braunschweiger Karneval.

Suasana karnaval sangat terasa di seluruh kota Braunschweig yang diselimuti salju dan cuaca dingin sejak dua bulan lalu. Konjen RI Hamburg, Teuku Darmawan, mengatakan KJRI Hamburg bekerjasama dengan Perhimpunan Indonesia-Jerman (DIG) Niedersachsen turut dalam pesta tradisi tersebut, sekaligus mengisi rangkaian peringatan HUT kerjasama sister city Bandung-Braunschweig yang genap 50 tahun pada tahun ini.

Acara yang menonjol pada perayaan karnaval tersebut adalah parade aneka busana batik tradisional, maupun kontemporer yang dikenakan peserta dengan keliling kota Braunschweig sepanajang enam kilometer. Parade karnaval Braunschweig dimulai pukul12.30 dan berakhir pukul 17.30, selama lima jam keliling kota Braunschweig diikuti sekitar 300 grup yang setiap pesertanya menggunakan truk atau mobil bak terbuka yang didekor dengan unik dan kreatif.

Selain itu, setiap grup menampilkan tari-tarian dan alat musik yang menjadi daya tarik penonton sepanjang jalan kota Braunschweig. Kendaraan dari peserta Indonesia dengan nomor urut 259 didekorasi khas Indonesia dengan aneka ornamen, payung, becak dan banner, disertai dengan 30 penari berpakain adat Indonesia yang menampilkan tarian Reog Ponorogo.

Reog Ponorogo
Penampilan Reog Ponorogo sangat menarik perhatian para penonton karena pakaian tradisi Indonesia khususnya Jawa merupakan keunikan dalam karnaval Braunschweig yang belum pernah disaksikan oleh masyarakat setempat. Reog Ponorogo diisi dengan tari kuda lumping, tari Reog Ponorogo, tari Singabarong, di mana penari memakai topeng berbentuk kepala singa serta berbagai busana khas Indonesia lainnya dan pemain musik yang membawakan gong. Kemampuan untuk membawakan topeng Barong yang besar dan berat dikagumi penonton dan menjadi salah satu motif favorit mereka untuk dipotret.

Stasiun televisi terbesar di Jerman Utara, NDR, menyiarkan acara karnaval Braunschweig secara langsung (live). Mereka sangat antusias meliput penampilan Reog Ponorogo. Berita tentang parade karnaval tersebut juga diliput stasiun TV nasional Sat 1. Pada acara penutupan karnaval, panitita mengumumkan Indonesia terpilih sebagai juara pertama untuk kategori peserta tamu, yang mengalahkan lebih dari 100 peserta lainnya. Selama parade berlangsung terjadi interaksi antara penari, pemimpin rombongan dan penonton, sehingga kepuasan penonton dalam pementasan Reog Ponorogo selalu menjadi perhatian utama.

Karnaval yang dilaksanakan setiap bulan Februari merupakan pesta rakyat besar di kota-kota di Jerman menyambut masa Pra-Paskah. Karnaval di kota Braunschweig merupakan karnaval terbesar di wilayah kerja KJRI Hamburg dan ketiga terbesar di Jerman. KJRI Hamburg bekerjasama denga DIG Niedersachsen memanfaatkan acara tersebut untuk mengisi acara peringatan 50 tahun kerjasama sisiter city Bandung-Braunschweig. Konjen RI beserta staf KJRI Hamburg hadir untuk memfasilitasi dan memberikan dukungan semangat kepada group Indonesia guna mensukseskan acara karnaval ini, demikian Yayat Sugiatna. (H-ZG/A038)

Jumat, 06 Mei 2011

PROSES PEMBUATAN REOG

Dibalik keindahan permainan reog ada seni dalam pembuatan peralatan dan perlengkapan reog,
seni tersebut adalah bagaimana suatu produk peralatan reog dapat kelihatan menarik saat dimainkan dan terasa enjoy atau mudah saat pemain reog memainkannya, misalnya suatu dadak merak tidak terasa berat dan tidak stabil. Sehingga kalau seorang pemain reog tidak enjoy dalam menari reog, akankah tariannya akan bagus??? Jadi, seorang produsen harus pintar-pintar dan kreatif dalam pembuatan reog tersebut. Pada bahasan proses pembuatan reog ini saya akan menerangkan tentang proses pembuatan beberapa peralatan reog seperti ragangan (dasaran dadak merak), dadak merak, caplokan (kepala barongan), kendang dll.


RAGANGAN
Ragangan adalah dasaran dari dadak merak, bahannya adalah bambu, rotan, dan benang. Pertama harus membuat rusuknya dari bambu, dari bawah ke atas semakin kecil dan tipis ini berguna agar bisa lemas pada bagian atas reog. Selanjutnya merajut bambu dengan rusuk tadi menggunakan benang, yang sebelumnya bambu sudah di belah2 menjadi kecil sebesar lidi dan panjang. Proses perajutan ini dilakukan dari bawah sampai ujung atas rusuk. Setelah selesai maka tinggal menghias bagian tepi dari rusuk-rusuk dengan rotan dan merajutnya,selain agar lebih indah juga agar kuat. Finishingnya adalah pengecatan, pada umumnya bagian atas merah dan bawah putih, ini melambangkan kita adalh masuk di NKRI dan tak ada negara manapun yg boleh meng-klaim kesenian asli ponorogo Indonesia ini. Warok ponorogo siap maju ke medan perang mempertahankan kesenian ini demi harga diri dan leluhur ponorogo.

DADAK MERAK
Dadak merak adalah komponen utama dalam seni reog, ukuran dari dadak merak bervariasi antara 2 meter sampai 2.5 meter, selain itu ada juga yg lebih besar dan lebih kecil tinggal kemauan dari pembeli. Dadak merak ini dibuat dari ragangan tadi dan dipasang batang merak yang sudah dibelah pada bagian dalam ragangan tadi, batang bulu merak asli adalah bahan terbaik yang dijadikan dasaran ini,,walaupun ada pengrajin yang memakai bunga tebu “gleges” untuk dijadikan dasaran ini,, tapi saya anggap itu tidak kualitas karena tidak bisa bertahan lama sedang kalau pakai batang bulu merak bisa bertahan bertahuntahun. Setelah itu proses pemasangan bulu-bulu merak pada bagian depan dan selanjutnya adalah pemasangan badan burung merak “cohung”, kami mempunyai cadangan burung merak yang mencukupi untuk banyak pembeli. Yang terakhir adalah pemasangan “krakap” atau tempat tulisan identitas dari pemilik reog misalnya dari desa mana atau kecamatan atau provinsi mana gitu.

CAPLOKAN “KEPALA BARONGAN”
Kepala barongan harganya bervarisai berkisar antara 2-11 juta rupiah,,ini tergantung dari kualitas corak dan ukuran dari kulit kepala harimau itu sendiri. Yang harga 2-5 juta merupakan corak bawah sampai menengah sedangkan 6-11 juta merupakan corak menengah sampai kualitas super. Pembuatan caplokan yang pertama adalah pembentukan mulut dari kayu dadap yang ringan dan kuat sehingga pemain reog tidak merasa keberatan dalam menggigit caplokan dan bisa awet dan tahan lama (tidak rapuh), kemudian pemasangan bagian atas caplokan menggunakan bahan mancung (bagian dari pohon kelapa), setelah itu pemasangan kulit kepala harimau dan ditunggu 2-3 hari sehingga sampai kering dan maksimal kualitasnya. Finishingnya adalah pengecatan bagian mulut.

KENDANG
Kendang adalah alat musik yang sangat penting dari gamelan reog, ini dibuat dari kayu pohon nangka yang padat dan tidak berpori-pori sehingga kualitas suara nya lebih bagus dari bahan pohon lain. Pembentukan kendang menggunakan mesin sehingga bisa bagus dan rata, setelah itu dipasangi kulit sapi yang sebelumnya telah direndam air selama semalaman sehingga tidak terlalu rapuh dan bisa awet. Pemasangannya pun menggunakan teori yang bagus sehingga kualitas suara bisa maksimal dan kuat. Setelah itu adalah pemasangan tali, biasanya menggunakan kawat atau daging sapi yang sudah dibuat tali,tinggal selera konsumen. Ini bertujuan agar mudah dalam penyetelan suara tinggi rendahnya. Mungkin hanya ini yang dapat saya berikan tentang proses pembuatan reog sebenarnya masih banyak yang lain yang belum saya jabarkan. Jika anda berminat membeli reog dan peralatannya ataupun sekedar melihat-lihat silahkan datang ke tempat kami yang insyallah kualitas barangnya nomer 1 se ponorogo terutama dadak merak dan caplokan (kepala barongan), trimakasih…..

SILAHKAN DATANG KE
Nama : WARNI
Alamat : dsn.grenteng, ds.Ngampel kec.Balong Ponorogo
No.telf : 081335957677
facebook : Pengrajin Reyog Ponorogo (Pak Warni Grenteng)

Reog di Amerika

Reog memang kesenian yang populer dan semakin populer pada saat ini tidak hanya di ponorogo, tidak hanya di jawa, tidak hanya di indonesia,, akan tetapi sudah merambah ke negara lain seperti jepang dan USA. di sini saya akan menguraikan sedikit mengenai reog yang ada di USA, reog di USA bernama "Singo Lodoyo USA" itu dipelopori oleh warga indonesia yang merantau di sana kemudian seiring waktu berjalan banyak warga USA yang tertarik dengan kesenian ini dan ikut bergabung latihan dengan grup tersebut dibawah naungan organisasi pawargo (paguyuban warga ponorogo) yang ada di sana. organisasi daerah ini mempunyai agenda rutin yaitu kumpul bareng dan ulang tahun organisasi atau hari kemerdekaan RI, dengan mengadakan acara pagelaran reog. di bawah ini saya akan menampilkan sedikit gambar dan link download pelatihan reog di USA.




video youtube mengenai latihan reog di USA bisa di download disini

Rabu, 04 Mei 2011

JANGAN SAMPAI!!! Reog Ponorogo Diklaim Malaysia lagi

Kita sebagai salah satu warga negara yang tinggal di Indonesia tentunya sudah mengenal beberapa kesenian daerah yang ada di negara kita. Pada saat kita masih di Sekolah Dasarpun sudah dikenalkan dengan berbagai macam kesenian daerah yang ada di Indonesia. Mulai dari wayang kulit, ketoprak, ludruk, dan berbagai macam kesenian yang ada di daerah-daerah lain. Salah satu kesenian daerah yang cukup terkenal dari Ponorogo adalah kesenian Reog. Saya sendiri sebagai orang Ponorogo asli cukup mengenal kesedian itu. Di Ponorogo biasanya kesenian Reog ini digelar untuk memperingati acara-acara tertentu seperti acara tujuhbelasan, grebeg suro, dan berbagai acara lain.

Pada awalnya, munculnya kesenian Reog Ponorogo ini berawal dari kisah Raja Kelono Suwandono yang berasal dari kerajaan Bantar Angin hendak melamar seorang putri yang sangat cantik jelita bernama Putri Songgo Langit dari Kerajaan Kediri. Menurut cerita kakek saya (dulu) Kerajaan Bantar Angin ini letaknya di daerah Sumoroto yaitu di wilayah barat kota Ponorogo. Kisahnya sangat panjang kalau diceritakan disini, mungkin akan saya tulis di postingan tersendiri. Akhirnya dari kisah ini muncullah kesenian Reog Ponorogo yang sekarang sudah dikenal dimana-mana bahkan sampai di mancanegara.

Saya sungguh prihatin mendengar kabar yang sedang santer saat ini, terutama di dunia maya tentang kesenian Reog Ponorogo yang diklaim oleh Malaysia menjadi miliknya dengan nama Barongan. Di atas kepala singa diberi tulisan “Malaysia” untuk mempengaruhi orang-orang agar seakan-akan kesenian ini berasal dari Malaysia. Dan anehnya lagi, menurut mereka munculnya kesenian ini berasal dari kisahnya Nabi Sulaiman. Padahal kita semua tahu bahwa hanya ada satu kesenian Reog yaitu Reog dari Ponorogo.


NB: OJO NGANTI DI KLAIM MANEH,,,,,, BILA PERLU PERLUAS WILAYAH JANGKAUAN REOG DI NUSANTARA,,,,, DI SUMATRA N KALIMANTAN SUDAH BANYAK ,, DI IRIAN JAYA ADA SEDIKIT,,, AYO SULAWESI COME ON!!!!! ,,,,,,,,,, NEK DI KLAIM MANEH WANI BACOKAN KARO MALAYSIA

Selasa, 03 Mei 2011

keluarga reog tanah bumbu kalimantan selatan


Memang agak aneh judul saya kali ini, maksud dari keluarga reog tanah bumbu kalimantan selatan ini adalah karena belum lama ini kami mendapat job atau pesanan reog 6 buah langsung yaitu 2 buah reog besar (dewasa), 2 buah reog utk anak SMP dan 2 buah reog utk SD. Reog ini mempunyai nama nogocandolo dari kec.Satui Kab.tanah bumbu Kalimantan selatan. kami ucapkan terimakasih kepada saudara-saudara di Kab.tanah bumbu Kalimantan selatan, semoga awet dan silakan datang lagi ke tempat kami.